Kenali Manfaat dan Fungsi Alat Peraga Fisika Konduksi Kalor

Kalor atau panas adalah salah satu kebutuhan manusia. Tanpa kalor maka kehidupan manusia bisa berakhir. Kalor ada di dalam tubuh makhluk hidup dan di alam. Salah satu objek yang sering dipelajari manusia adalah perpindahan kalor. perpindahan kalor ada 3 jenis, yaitu konduksi, konveksi dan radiasi. Konduksi merupakan proses perpindahan kalor dengan menggunakan perantara zat padat. Konveksi adalah proses perpindahan kalor dengan perantara zat cair. Sedangkan radiasi merupakan proses perpindahan kalor yang tidak menggunakan perantara. Karena begitu penting dalam kehidupan, siswa di sekolah juga belajar tentang kalor dalam mata pelajaran fisika. Salah satu media yang digunakan dalam pembelajaran tersebut adalah alat peraga fisika konduksi kalor.

Karena perpindahan panas ada 3, maka penerapannya pada kehidupan sehari – hari pun berbeda – beda. Seluruh perpindahan panas ini diukur dan diperagakan secara sistematis sesuai kurikulum di sekolah. Mempela       jari tentang kalor sangat penting karena saat siswa lulus dan bekerja pada sektor industri, maka hal – hal yang berkaitan dengan kalor akan sangat dekat. Salah stau contoh dari konduksi adalah saat seseorang memanaskan penggorengan. Penggorengan adalah benda padat, dan jika disentuh setelah dipanaskan maka jari akan merasakan panas pula. Peristiwa inilah yang disebut dengan konduksi. Selain itu, masih banyak lagi peristiwa konduksi yang lebih mudah jika dijelaskan dengan bantuan media alat peraga fisika konduksi kalor.
Selain konduksi, ada juga perpindahan panas dengan cara konveksi. Contoh kegiatan yang berkaitan dengan proses konveksi adalah saat air dalam bejana dididihkan maka air akan juga bertambah suhunya atau mendapat kalor. Peristiwa inilah yang dinamakan konveksi. Intinya, segala proses perambatan kalor oleh zat cair bisa dikategorikan sebagai konveksi. Setelah konveksi, masih ada juga radiasi. Radiasi adalah suatu perambatan kalor tanpa perantara bahkan bisa menembus benda – benda. Contoh yang paling konkrit adalah sinar matahari sampai ke bumi. Jadi, tidak hanya alat peraga fisika konduksi kalor saja yang harus ada di setiap sekolah, tetapi juga semua jenis perambatan kalor.
Untuk alat peraga fisika konduksi kalor  sendiri pada umumnya dibuat dari bahan konsuktor atau penghantar panas yang baik. Konstruksi atau struktur dari ini terdiri atas batang tembaga, besi, alumunium, serta kuningan. Meskipun ada beberapa varisi terkait ukuran, namun dimensi yang ideal adalah 125 x 15 x 3 mm lempengan dengan  dudukan kayu 135 mm. Selain dimensi yang sesuai dan proporsional, alat ini sebaiknya juga memiliki kelengkapan berupa lekukan berbentuk bundar untuk tempat butir - butir lilin. Kelengkapan berupa lekukan tersebut sangat penting dalam desain alat ini karena segala bentuk percobaan harus memiliki bukti dan terekam dengan baik. Butiran lilin merupakan salah satu bukti dan lempengan mampu merekamnya secara tepat.
Toko yang menjual alat peraga edukasi termasuk alat peraga fisika konduksi kalor untuk digunakan di sekolah atau laboratorium adalah Toko Edukasi. Seperti namanya, toko online yang bisa diakses melalui halaman website  http://www.atera.id/ ini akan sangat membantu siapapun yang mencari produk – produk edukasi. Tidak hanya untuk peraga fisika dan kimia yang dibutuhkan di laboratorium, tetapi banyak juga alat – alat lain yang sangat dibutuhkan pada proses pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman para siswa. Harga dari alat ini sangat terjangkau yakni hanya Rp 227.500,00 dari harga asli Rp 350.000,00. Sehingga setiap unitnya pembeli mendapat diskon 35% senilai Rp 122.500,00.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kegunaan Dan Cara Penggunaan Alat Peraga Kimia Pinggan / Cawan Penguap 100 ml

Alat Peraga Kimia Tang Krusibel untuk Keperluan Laboratorium

Cara Penggunaan Serta Manfaat Dari Alat Peraga Kimia Kaki Tiga